Sunday, January 6, 2013

Mengharap Generasi yang sholeh tapi menikahi wanita karir...???


Seseorang mengirim SMS dan meminta pendapat kepada ana:

Assalamualaikm,
Bgmn pandangan antm jika kita memilih wanita karir yang paham agama untuk dinikahi? Pdhl qt ingin membntk generasi yg sholeh melalui wanita tsb, di sisi lain si wanita tdk dpt meninggalkn pekerjaanx.
Jazakallohukhoir Qoblahu

Bismillahirrahmanirrahim…………..
Dalam memilih dan menentukan wanita yang akan dinikahi, Rasulullah SAW memberikan tuntunan:

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu 'anhu bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Perempuan itu dinikahi karena empat hal, yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya. Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia."
(Muttafaq Alaihi/Bukhari & Muslim dan Imam Lima).

Hadits di atas disebutkan oleh Al-Hafiz Ibnu Hajar dalam Bulughul Maram Kitab Nikah.
Jika kita melakukan analisis terhadap hadits di atas, maka Nabi SAW tidak pernah membatasi dan memandang apa dan bagaimana pun kiprah yang dimiliki oleh wanita yang akan kita nikahi, aktivis, karir, profesi dan jabatan apapun yang dimiliki oleh wanita tersebut selama ia memiliki pemahaman agama yang bagus dan diaplikasikan dalam amalan hariannya, maka ia masuk ke dalam kategori wanita sholehah yang disebelum wanita tersebut lahir, Nabi SAW sudah memujinya;

"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasannya adalah wanita/istri yang sholehah" (Riwayat Muslim)

Bukankah ibunda kita Khadijah radhiyallahu 'Anha  merupakan wanita dengan karir terbaik sebagai saudagar pada zamannya.

Dalam Syarahnya terhadap kitab Shahih Muslim, Imam Nawawi rahimahullah menyebutkan bahwa maksud hadits ini adalah kita harus memilih orang-orang yang bagus pemahaman agamanya dalam berbagai hal. Hal ini karena hanya orang-orang yang taat kepada Allah sajalah yang memiliki akhlaq yang mulia, diberkahi Allah, dan indah jalan kehidupannya.

Terkhusus kepada para mujahid dan muharrik (penggerak) dakwah, pembentukan rumah tangga islami yang kelak akan menjadi madrasah kecil pencetak mujahid-mujahid kecil calon pewaris estafet dakwah adalah sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar. 

Maka dari itu ikhwahfillah, mari kuatkan ikhtiar dan do'a, agar Allah menganugerahkan kepada kita salah satu bidadari yang diturunkannya ke dunia, yang akan meneguhkan jihad kita dan menjadi penyejuk hati di tengah beratnya amanah-amanah dakwah yang kita emban...

Wallahul-Musta'an    

By

Khadim Al-Qur'an wa As-Sunnah

Aswin Ahdir Bolano

No comments:

Post a Comment